Terhalang Waktu

image

Beberapa saat yang lalu, aku terjaga menunggumu. Hingga pada akhirnya pun tetap tak kunjung. Apa yang salah dengan pemikiranku yang terlalu terbawa suasana hatiku ? Seolah kita memang sudah pasti akan terus bersama. Jelas tidak. Waktu yang semu tak memungkinkan kita untuk terus bersama. Aku tak tahu, kau pun juga pasti tak tahu. Apa ukuran waktu yang pantas untuk kita agar tetap bersama, detik, menit, jam, hari, minggu, tahun atau apa, biarkan saja begitu.

Selama ke tak tahuan itu aku selalu ingin menjagamu, menjaga senyumu agar tetap merekah selalu. Karna itu satu-satu nya alasan untukku bertahan dalam memori ingatanmu, karna kau cukup berharga untuk ku. Sebelum nantinya kau akan menemukan bahagiamu sendiri yang memang sudah pantas untuk kau dapatkan.

Dan aku akan pergi dan kau pun akan melupakanku dan hanya akan menjadi cerita dalam masa yang sering aku menyebutnya sebagai kenangan indah masaitu. Ruang kendali untuk evaluasi diri yang sering jadi pertimbangan diriku sendiri untuk sekedar mengambil keputusan ketika langkah terhenti dalam moment yang seakan dejavu.

Apapun itu namamu, aku senang bisa mengenalmu, bahagiamu segalanya untuk ku.

Iklan

Penulis: Senja Kelana

Seorang pria yang menyukai senja, tak terikat, bebas terkendali, dan menghargai perbedaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s