Peri[H]

Wajahnya murung, pikirnya kalut
Nelangsa dalam pergulatan batin
Antara pergi dan tinggal,
Entahlah.

Dunia begitu kejam, merubah dogma menjadi murah, janji serapah terucap. Tertahan.
Dilema.

Terjebak dalam permainan benak, terjebak dalam keadaan. Manusia.

Aku, tahu. Sangat mengerti.
Namun langkahku keluh, lidahku kaku, berteriak tak mampu.
Diam, memaksa bukan jalan keluar.

Pukul mundur masalalu, tersudut menanti harap tatapan teduh itu, Semua bisu, Semua biasa berlalu.

Kali ini berbeda, Terasa lebih dalam. Entahlah. Dilema. Pecundang.

Siapkan diri, Ambil kendali, Tak mungkin aku terlepas, tanpa sesuatu yg pantas. Tahan. Diam.

Ini hidup, bukan cerita dongeng peri[H] tidur yg terbangun karna pangeran kelana.

Iklan

Penulis: Senja Kelana

Seorang pria yang menyukai senja, tak terikat, bebas terkendali, dan menghargai perbedaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s