Nyuwon Ngapunten Nggeh

image

Suara takbir yang berkumandang pertanda kemenangan kita setelah sebulan lamanya melewati ujian dalam ramadhan. Mengenai tradisi ucapan lebaran yang mungkin mainstream, namun terlalu panjang jika dijabarkan. Jadi cukup saya singkat saja. Tak terkecuali rasa berduka saya terhadap tragedi di madina. Semoga seluruh korban bisa tenang di sisi allah swt. Amien.

* Pertama, Saya akan berbicara dalam hati dengan penuh kesadaran diri, memohon ampunan terhadap sang khaliq pemilik raga ini Allah Swt, Nabi panutan kami Muhammad Saw dan para rasulnya. Semoga makna fitri kali ini bisa menjadikan kita semua menjadi lebih baik dalam segala hal, pemikiran, lisan, maupun tindakan. Agar dosa-dosa dimasa lalu sedikit bisa berkurang, mengingat umur kita didunia yang fana ini akan semakin berkurang juga tiap dentang waktunya. Maka berbuatlah kebaikan dengan cara yang baik sesuai ajaran agama, bukan beraliansi kotor untuk mencapai baik, ataupun berbuat baik untuk sekedar pencitraan perfektif diri.

* Kedua, Saya akan tetap berbicara dalam hati. Didasar kedalaman hingga menyentuh kalbu nurani. Saya mohon maaf sebesar-besarnya untuk Alm.Mama saya disurga. “Maafkan anakmu ma, maaf jika semasa mama hidup aku belum bisa bahagiain mama, baik-baik disana ya ma. Kami disini semua rindu mama, kami cinta mama” tak ada kasih yang tulus selain kasih sayang seorang ibu terhadap kita, dia malaikat nyata dalam hidup kita. Maka sayangilah ibu kalian selagi ada, bahagiakan mereka, jangan pernah membuatnya menangis karna tangisan seorang ibu adalah cara terakhir meluapkan kesedihanya dibalik jiwa yang tegar menghadapi berbagai pelik hidup yang terkadang memang sangat susah untuk dikondisikan.

AlFatiha,

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ ‏( ١
ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦَ ‏( ٢
ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ ‏( ٣
ﻣَﺎﻟِﻚِ ﻳَﻮْﻡِ ﺍﻟﺪِّﻳﻦِ ‏( ٤
ﺇِﻳَّﺎﻙَ ﻧَﻌْﺒُﺪُ ﻭَﺇِﻳَّﺎﻙَ ﻧَﺴْﺘَﻌِﻴﻦُ ‏( ٥
ﺍﻫْﺪِﻧَﺎ ﺍﻟﺼِّﺮَﺍﻁَ ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴﻢَ ‏( ٦
ﺻِﺮَﺍﻁَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺃَﻧْﻌَﻤْﺖَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻏَﻴْﺮِ ﺍﻟْﻤَﻐْﻀُﻮﺏِ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻻ ﺍﻟﻀَّﺎﻟِّﻴﻦَ ‏( ٧

untuk mama yang telah tenang disurga dan untuk para ibu yang tetap tegar menjalani kehidupan. Semoga panjang umur sehat selalu (pray).

* Ketiga, Saya akan sedikit berbisik, tetap dengan kesadaran diri pada seluruh umat muslim se-antero “minalaidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan bathin” di hari yang fitri ini mari kita memulai segalanya dengan lembaran baru, buang segala dendam, sisihkan segala bentuk pikiran buruk terhadap sesama, harus bisa bertoleransi, seumat, seagama dan setujuan. Mari kita ciptakan hari-hari berikutnya dengan kebahagiaan, dengan penuh keriangan yang memberi manfaat bagi semesta. Dan dijauhkan dari segala marabahaya, selamat dunia akhirat. Amien.

Jika ada salah kata dalam post-post sebelumnya saya mohon maaf sebesar besarnya. Saya hanya manusia yang tak luput dari khilaf & dosa.

Selamat berkumpul keluarga, Waktu yang tepat untuk silahturahmi.

Senja Kelana
^___^

Iklan

Penulis: Senja Kelana

Seorang pria yang menyukai senja, tak terikat, bebas terkendali, dan menghargai perbedaan.

4 thoughts on “Nyuwon Ngapunten Nggeh”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s