Menghapus Jejakmu

image

        https://youtu.be/Qk8C5dDz3LU

Engkau bukanlah segalaku
Bukan tempat tuk hentikan langkahku
Usai sudah semua berlalu
Biar hujan menghapus jejakmu

Kutipan syair yang melo dan sering di pakai untuk sekedar menghibur diri ketika kecewa terhadap sesuatu yang absurd. Dangkal kedengaranya, namun hal termudah untuk melupakan, ya memang harus begitu.

“Bukankah kata lu hidup memang hanya menunda kekalahan ? Atau hanya sekedar mengalir ? Atau mungkin diam tanpa pergerakan dan selalu meratap ? Di dunia ini banyak orang baik namun hanya sedikit yang berani menatap peradaban dengan mata telanjang. Mau sampai kapan ingkari bahagia yang sebenarnya sudah pasti tergenggam”

(Maybe..bisa jadi seperti itu)

Saat ini semua terasa ringan, aku, kamu, dia, mereka dan semua akan meneruskan langkah. Dinamika hidup dilanjutkan, sempat terhenti dalam persimpangan yang membuat tersadar bahwa kita masih berjalan di tempat dan semakin jauh tertinggal dan belum melakukan apa-apa sebenarnya.

Hari kemenangan sudah terlewati, segala khilaf dosa diperbaiki, sudah seharusnya melupakan masalalu. Moment sebelum idul fitri kemarin sebagai pembelajaran, bukan hanya pakaian atau outfit yang baru namun pemikiran dan jiwa hendaknya juga baru, lantas melupakan serta menghapus yang lalu.

(Saran dari kawan saya, yang sudah diperluas makna dialognya)

Iklan

Penulis: Senja Kelana

Seorang pria yang menyukai senja, tak terikat, bebas terkendali, dan menghargai perbedaan.

19 thoughts on “Menghapus Jejakmu”

    1. Hey,, kemana aja niss ?
      Sampai kgn ak… šŸ˜€

      Iya, sama” ya niss, maap lahir batin juga.

      Gmn” mudiknya seru ? Sehat” aja kan km ? Hampir sepekan ini qt lose contact ya.

      ^___^

      Suka

      1. Ahahahahaha.. iya, aku vakum dulu nih, soalnya sibuk bingits lebaran kemaren, mudiknya seru sih, aku kan mudik ke khayangan ketemu sama sodara-sodara bidadari aku disana, km mudik kmn? Jangan bilang mudik ke hati aku ya šŸ˜šŸ˜šŸ˜˜

        Disukai oleh 1 orang

      2. Hehee, ak ga mudik…
        Ga punya desa..

        Mw mudik ke hati km takut ga bs balik pulang..kikikikikkkkk…

        Kenalin sodaramu donk šŸ˜€
        Siapa tau nyantol satu bidadari..

        ^_^

        Suka

      3. Hahahah.. ini modusan amat pngen kenal bidadari šŸ˜‚šŸ˜‚šŸ˜‚ sayangnya bidadari udah pada sold out semua, kecuali bidadara noh yg cowok msh lum punya pasangan, tar aku kenalin ya sama bidadara šŸ˜…šŸ˜…šŸ˜…

        Disukai oleh 1 orang

      4. Ishhh.. pinter banget ih kamu ngegombalnya, nyaris aku tertipu bujuk rayumu.. daripada bersanding sama bidadari, mending km bersanding sama iblis aja biar keliatan jelas kamunya pasti lebih baik selamanya drpd iblis šŸ˜†šŸ˜†šŸ˜†

        Disukai oleh 1 orang

      1. Aamiin. Semoga kak Senja juga, thankyou kak. Aku rada pangling nih, ka Senja biasanya komentarnya yang aneh2 atau krn postingan pertama yg aku baca rada dewasa kali ya hehe

        Disukai oleh 1 orang

      2. Hehee, krna postingan itu jg ak lgsg tertanam ya di mind km. ? šŸ˜€

        Bnyk yg absurd dlm hidup dik, perspektif manusia yg majemuk ga melulu begitu” aja atau begini” melulu. Semua tergantung situasi dan kondisi.

        Banyak kesalahan manusia yang dibalut dengan pembenaran kalimat / kata (memutar balikan fakta) , dan sebaliknya. Ga jarang juga orang memaparkan kesalahan untuk sebuah pembenaran (realita sering mengalahkan ekspetasi).

        “Menelanjangi” mantan itu lebih muda drpd “menelanjangi” pikiran searah mayoritas yang terlalu memperhambakan mainstream yang menurut kk sangat membosankan dan penuh sandiwara. Maka dari itu kk sering nulis yg kontradiktif disini, berharap ada tnggapan serius ttg segala polemik yang di angkat dalam tiap artikelnya. Mungkin lain kali kk akan cb bikin tulisan yg ringan dan menghibur ya, seperti halnya yg sering km paparin halaman km.. šŸ™‚

        Apapun itu bentuk dan model / gaya tulisan kk jgn jadikan soal ya, adk jgn sampai larut di dalamnya, km masih trlalu lugu utk tahu dunia dewasa yg sesungguhnya.

        ^____^

        Disukai oleh 1 orang

      3. Ho’oh, postingan yg pertamakali aku komentarin.
        tetap semangat menulis artikel2nya, mengangkat polemik2 menarik yg ada ya kak.
        Iya aku tunggu šŸ™‚
        Gak akan, aku suka kok, apalgi yg pertamakali itu makanya aku nginget bgt, rada 18+ gmn gt kwkw
        Eh, aku ga selugu itu, tp gpp deh klu nampaknya gitu sekalian pura2
        But thankyou šŸ™‚

        Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s