Mari jaga kebinekaan Bernegara, Jangan pernah seragamkanya dengan janji surga ataupun ancaman neraka. Nonsense, Openmind !!! Mulailah berjalan telanjang rasakan hangat dan nikmatnya bersetubuh dengan realitas itu luar biasa damai.

​Di beberapa daerah masih saja terjadi kerusuhan bernuansa agama. Di tempat-tempat lainnya, kerusuhan yang serupa juga siap meletus. Hanya soal waktu sebelum terjadi banjir darah karena urusan agama.

Mayoritas rakyat republik mimpi itu memang dungu. Maklum saja, kebijakan pendidikannya sudah diplot untuk mencetak orang-orang dungu. Jadi meskipun banyak yang sekolah tinggi dan punya titel berderet, tetap saja mereka mudah didungui dibodohi.

Kedunguan adalah salah satu sebab utama terjadinya berbagai kerusuhan. Para kriminal agung dan bandit suci yang mengangkat dirinya sebagai calo surga, dari setiap agama, selalu memanfaatkan kedunguan rakyat untuk kepuasan ego mereka. 

Dengan mengatasnamakan Tuhan, mereka ajarkan kebencian terhadap agama dan golongan lain. Rakyat dipecah belah, dicuci otak agar saling curiga dan bermusuhan. Karena dungu, rakyat tetap tak sadar meski sedang dipermainkan. Rakyat yang dungu hanya bisa manut. Menelan bulat-bulat semua janji akhirat. Dengan modal janji-janji laknat, calo-calo surga dengan mudah membuat rakyat saling bunuh penuh semangat.

Seandainya saya yang jadi pemimpin penguasa, untuk menciptakan perdamaian, untuk mengembalikan kerukunan antar umat yang saling berbeda, saya akan buat beberapa kebijakan seperti berikut ini:


1. Hancurkan SEMUA rumah ibadah, dari SEMUA agama !

Ratakan semua dengan tanah. SEMUA. Jangan sampai ada yang tersisa. Setelah itu, kalau rakyat ingin komunikasi dengan Tuhan, silahkan lakukan sendiri di rumah masing-masing, dalam kamar pribadi yang sunyi dan terkunci. Atau silahkan lakukan dalam hati. Jadikan perburuan pahala dan tetek bengek agama sebagai urusan pribadi. Dilarang menyembah Tuhan yang hanya ada dalam rumah ibadah. Rakyat hanya boleh menyembah Tuhan meliputi semua tempat, Tuhan Yang Maha Ada.

2. Melarang rakyat menyembah Tuhan yang TULI !

Ini perlu supaya tak ada lagi acara jerit-jerit gak jelas atau nyanyi keras-keras saat menyembah atau memuja-muji Tuhan. Tak boleh lagi ada acara merengek ramai-ramai untuk mengemis sesuatu pada tuhan. Jadi tak akan lagi ada agama yang BERISIK. Rakyat hanya boleh menyembah Tuhan Yang Maha Mendengar.

3. Melarang rakyat menyembah Tuhan yang NDESO dan PICIK !

Dilarang keras menyembah Tuhan yang ndeso dan picik, yang hanya ngerti kalau disembah dengan tata cara tertentu. Rakyat hanya diijinkan menyembah Tuhan Yang Maha Besar, Yang Maha Luas, Yang Maha Cerdas. Yang ngerti meski disembah dengan banyak cara, bisa ‘dicapai’ melalui semua agama dan kepercayaan. Jadi tak ada lagi saling lempar stempel kafir karena perasaan Pokoknya™ kami yang paling benar . Tak ada lagi acara pindah agama atau saling rekrut rebutan umat. Ngapain? Semua juga sampai kok. Damai pastinya.

4. Melarang rakyat menyembah Tuhan yang LEMAH !

Tuhan yang lemah terlalu mudah dimanfaatkan oleh para kriminal agung dan bandit-bandit suci untuk melaknati musuh-musuhnya. Tuhan yang lemah tak berdaya ketika namanya digunakan semena-mena untuk intimidasi atau menebar kebencian dan permusuhan. Tak perlu lagi menyembah Tuhan yang tak bisa apa-apa. Sekarang rakyat hanya boleh Menyembah Tuhan Yang Maha Kuat.

5. Tegakkan HUKUM !

Cabut semua peraturan konyol yang direkayasa atas dasar pemahaman picik terhadap agama. Tangkapi para koruptor, semua aparat keparat, para bandit suci dan kriminal agung. Adili secepatnya lalu segera berangkatkan mereka semua ke surganya masing-masing di akhirat sana. Agar tak sia-sia, semua itu diiringi dengan usaha memajukan pendidikan. Perbaiki kurikulum dan segala peraturannya. Tingkatkan kesejahteraan dan kualitas guru, sambil menangkapi semua yang mengajarkan  fanatisme , kekerasan dan kedunguan. Tak perlu membuang uang negara untuk makan gratis mereka di penjara, langsung ditembak saja kepalanya diberangkatkan saja ke surga sana.



Beberapa orang (terutama para calo surga) pasti menganggap kebijakan diatas sebagai tindakan memberangus kebebasan beragama. Biar saja, tangkap mereka semua. Menyembah Tuhan yang ndeso, picik, tuli, lemah dan tak bisa apa-apa hanya membuat bangsa ini semakin terpuruk!

Untuk mencapai tujuan yang sama, anda akan bagaimana ???

Jelaskan dengan manja…

Iklan

Penulis: Senja Kelana

Seorang pria yang menyukai senja, tak terikat, bebas terkendali, dan menghargai perbedaan.

6 thoughts on “Mari jaga kebinekaan Bernegara, Jangan pernah seragamkanya dengan janji surga ataupun ancaman neraka. Nonsense, Openmind !!! Mulailah berjalan telanjang rasakan hangat dan nikmatnya bersetubuh dengan realitas itu luar biasa damai.”

      1. Banyak kesalahan di bumi yang dilakukan manusia, dan sebagai klise agung pembenaran sering kita dengar istilah . “Biasalah, manusiawilah, namanya juga manusia tempatnya khilaf dan lupa”

        Tendensi kalimat manusiawi – nya bs lbh di jelaskan bu guru 😀

        Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s