MayDay (INTERUPSI)

Kalo tak diawasi kerjanya ngasal

Kalo ada kesempatan, mencuri

Kalo dibilangin malah cemberut

Diancam pecat malah balik mengancam dan menebar hasut

Setelah dipecat berani ngerusak

Aparat ?

Para keparat cuma hobi pungli dan merampok rakyat

Ya sudah,

Lain kali nerima buruh harus beneran selektif

. . . . . . .

Yang tamak dan rakus memang tak akan pernah merasa cukup. Sifat destruktif ini bukan monopoli para pengusaha, buruh juga banyak. Tapi masih lebih banyak buruh yang jujur sih  ^__^ peace….

Selamat Hari Buruh, maaf terlambat.

Iklan

Penulis: Senja Kelana

Seorang pria yang menyukai senja, tak terikat, bebas terkendali, dan menghargai perbedaan.

5 thoughts on “MayDay (INTERUPSI)”

  1. Ini hal yang sering saya pikirkan juga .. terkadang orang punya sentimen yang buruk terhadap pengusaha, pokoknya asal berkuasa, maka kerjanya selalu menyiksa, padahal mereka juga serba susah. Coba semua orang mau mencoba melihat dari sudut pandang yang tidak memihak.
    Dan ini bukan komentar untuk memihak pada siapapun.

    Disukai oleh 1 orang

    1. Setiap tindakan sudah seharusnya disertakan pula tanggung jawab, yg jd buruh kerja dgn benar, jgn melulu mentingin gengsi. Agar nampak mainstream, sehingga selalu menuntut hak yg melampaui batas. Yg jadi pengusaha, jgn jg terus mengeksploitasi tenaga pekerja utk mencapai target surga dunia yg dimpikan.. Harus sadar diri, bahwa setiap manusia pd dasarnya memiliki kelebihan dan kekurangan masing”.. Aman negeri…

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s